Kemenhaj Kawal Kepulangan Jemaah, Distribusi Dam, Dan Debarkasi Berjalan Lancar

Kemenhaj Kawal Kepulangan Jemaah, Distribusi Dam, Dan Debarkasi Berjalan Lancar

Iqbal

05 Juni 2026

Makkah (Kemenhaj) — Kementerian Haji dan Umrah terus mengawal fase kepulangan jemaah haji Indonesia dari Arab Saudi ke Tanah Air. Selain memastikan proses pemulangan berjalan lancar, Kemenhaj juga menegaskan pentingnya pengelolaan dam hadyu secara resmi, tertib, transparan, dan tepat sasaran.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha mengingatkan seluruh jemaah yang akan kembali ke Indonesia untuk menjaga paspor dengan baik. Paspor merupakan dokumen perjalanan utama yang sangat penting dalam proses kepulangan dari Arab Saudi menuju Indonesia.

“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga paspor dengan sebaik-baiknya dan tidak sampai hilang. Simpan paspor di tempat yang aman, mudah dijangkau, dan selalu dalam pengawasan. Kehilangan paspor dapat menghambat proses kepulangan dan memerlukan penanganan administratif tambahan,” ujar Ichsan di Makkah, Kamis (4/6/2026).

Ia menegaskan, apabila jemaah kehilangan paspor, maka harus segera melapor kepada ketua kloter atau petugas haji terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Hingga hari kedua fase kepulangan, sebanyak 44 kelompok terbang atau kloter dengan total 17.445 jemaah dan petugas telah diberangkatkan dari Arab Saudi menuju Indonesia. Dari jumlah tersebut, 38 kloter dengan 15.086 jemaah dan petugas telah tiba di Tanah Air.

Sementara untuk jemaah haji khusus, tercatat 7.201 jemaah dan 346 petugas telah kembali ke Indonesia. Dengan demikian, total kepulangan jemaah dan petugas haji khusus mencapai 7.547 orang.

Salah satu rombongan yang telah tiba di Tanah Air adalah Kloter KNO-02 Debarkasi Medan. Sebanyak 352 jemaah haji asal Kabupaten Langkat bersama enam petugas tiba melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada Rabu (3/6/2026).

Kloter KNO-02 semula berjumlah 360 orang, terdiri atas 354 jemaah dan enam petugas. Namun, satu jemaah wafat di Tanah Suci dan satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan, sehingga rombongan yang kembali ke Tanah Air berjumlah 358 orang.

Kedatangan jemaah disambut di Aula Madinatul Hujjaj Asrama Haji Medan. Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengajak para jemaah untuk menjaga nilai-nilai ibadah haji dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat menaruh harapan besar kepada para haji dan hajjah untuk menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Kemabruran haji tidak hanya tercermin dari pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, tetapi juga dari perubahan sikap, perilaku, dan kontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Surya.

Ketua PPIH Debarkasi Medan sekaligus Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Zulkifli Sitorus, juga menekankan bahwa keberhasilan ibadah haji tidak berhenti setelah seluruh rangkaian ritual selesai. Menurutnya, nilai haji mabrur harus terus dijaga melalui perilaku yang membawa manfaat bagi keluarga dan masyarakat.


“Haji mabrur adalah haji yang melahirkan perubahan. Ketika seseorang mampu meninggalkan sifat kesombongan, kerakusan, dan kedengkian, lalu menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan lingkungannya, maka nilai-nilai haji akan terus hidup dalam kehidupannya,” kata Zulkifli.

Salah satu jemaah Kloter KNO-02 asal Kabupaten Langkat, Safari, mengaku bersyukur dapat menyempurnakan rukun Islam kelima. Ia juga menyampaikan apresiasi atas layanan yang diterima selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, kami dapat menjalankan ibadah dengan baik. Saya berdoa agar keluarga, anak, cucu, dan saudara kami suatu saat dapat menyusul menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Safari menilai layanan kesehatan, konsumsi, dan pendampingan petugas selama di Arab Saudi berjalan baik sehingga membantu jemaah beribadah dengan lebih nyaman.

Selain mengawal pemulangan, Kemenhaj juga terus memastikan pengelolaan dam hadyu jemaah Indonesia berjalan sesuai ketentuan syariat dan dapat dipertanggungjawabkan. Berdasarkan data per 2 Juni 2026, total dam jemaah haji Indonesia tercatat sebanyak 195.326.

Jumlah tersebut terdiri atas pembayaran melalui Adahi sebanyak 135.367, pembayaran dam di Indonesia sebanyak 53.506, pelaksanaan puasa sebanyak 6.453, serta jemaah yang melaksanakan manasik haji ifrad sebanyak 4.084 orang.

Sebagai bagian dari pemanfaatan hasil dam hadyu, daging dam jemaah haji Indonesia telah diserahkan secara simbolik melalui Konsul Jenderal Palestina di Jeddah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pengelolaan dam harus dilakukan melalui jalur resmi agar pelaksanaannya sesuai syariat, tertib, dan akuntabel. Selain memenuhi kewajiban ibadah, dam juga memiliki nilai kemanusiaan yang besar karena manfaatnya dapat dirasakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan,” kata Ichsan.

Kemenhaj menyampaikan apresiasi kepada seluruh jemaah yang telah menunaikan kewajiban dam sesuai ketentuan. Jemaah yang belum melaksanakan dam diimbau menggunakan mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah.

Dalam fase kepulangan, Kemenhaj juga kembali mengingatkan jemaah agar mematuhi ketentuan bagasi penerbangan. Setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, satu koper kabin maksimal 7 kilogram, dan satu koper bagasi maksimal 32 kilogram.

Ichsan menegaskan, air zamzam tidak boleh dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Setiap jemaah akan menerima air zamzam resmi sebanyak lima liter di debarkasi setelah tiba di Tanah Air.

“Jangan memasukkan air zamzam ke dalam koper. Larangan ini berlaku bagi seluruh jemaah tanpa terkecuali karena dapat menghambat proses pemeriksaan dan distribusi bagasi,” tegasnya.

Bagi jemaah yang masih berada di Tanah Suci, layanan transportasi bus shalawat telah kembali beroperasi untuk melayani mobilitas jemaah menuju dan dari Masjidil Haram. Pada hari ini, sebanyak 25 rute beroperasi dengan dukungan 408 armada bus. Selama masa operasional haji 1447 H/2026 M, layanan tersebut telah mencatatkan 8.171 perjalanan.

Kemenhaj juga mengimbau jemaah yang masih berada di Makkah agar terus menjaga kesehatan, mengingat suhu udara masih cukup tinggi. Jemaah diminta memperbanyak minum air, menghindari aktivitas berlebihan, serta mengikuti arahan petugas.

Kepulangan Kloter KNO-02 dan jemaah dari berbagai debarkasi menjadi bagian dari rangkaian pemulangan haji 1447 H/2026 M yang berlangsung secara bertahap. Kemenhaj memastikan seluruh layanan kepulangan, kesehatan, transportasi, bagasi, hingga distribusi dam terus dikawal agar berjalan aman, tertib, dan memberi manfaat luas bagi umat.

#umrona
#umroh
#umroh mandiri
#umroh hemat
#umroh 2026
#umroh 1447 H
#visa
#visa umroh
#visa online
#visa umroh mandiri
#visa umrona
#haji
#haji 2026
#haji 1447 h

اقرأ مقالات أخرى