Pemulangan Haji Dimulai, Jemaah Debarkasi Jakarta Dan Bekasi Tiba Di Tanah Air

Pemulangan Haji Dimulai, Jemaah Debarkasi Jakarta Dan Bekasi Tiba Di Tanah Air

Iqbal

04 Juni 2026

Jakarta — Operasional pemulangan jemaah haji Indonesia musim haji 1447 H/2026 M mulai berjalan. Dua kloter perdana dari Debarkasi Jakarta dan Bekasi tiba di Tanah Air pada Senin malam (1/6/2026) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.


Kloter JKG-01 asal Jakarta Timur menjadi salah satu rombongan pertama yang tiba di Indonesia. Pesawat yang membawa 391 orang, terdiri atas 387 jemaah haji dan 4 petugas kloter, mendarat pada pukul 22.29 WIB, lebih cepat dari jadwal semula pukul 22.45 WIB.

Pada malam yang sama, sebanyak 444 jemaah haji kloter perdana asal Kota Bekasi atau JKS-01 juga tiba di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan penerbangan SV 5142 pada pukul 23.40 WIB. Kedatangan ini menandai dimulainya fase kepulangan jemaah haji Kota Bekasi yang akan berlangsung secara bertahap.

Setibanya di bandara, seluruh jemaah menjalani pemeriksaan kesehatan, pengecekan suhu tubuh, serta proses keimigrasian. Otoritas bandara juga memberikan akses layanan khusus bagi jemaah lanjut usia dan penyandang disabilitas, termasuk pengguna kursi roda, agar proses debarkasi berjalan lebih cepat dan nyaman.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengatakan proses kepulangan jemaah haji tahun ini dirancang lebih efisien melalui skema layanan terpadu di bandara. Salah satu pembaruan layanan dilakukan dengan memindahkan posisi bus dari area air side ke terminal bus umrah yang lebih dekat dan mudah dijangkau jemaah.

“Jika sebelumnya rangkaian proses sejak jemaah turun dari pesawat hingga menuju bus dapat memakan waktu lebih dari satu jam, kini seluruh tahapan dapat diselesaikan dalam 30 hingga 45 menit. Penyesuaian ini kami lakukan untuk memudahkan mobilitas jemaah, mengurangi kelelahan, dan memastikan mereka dapat melanjutkan perjalanan pulang dengan lebih nyaman,” ujar Maria.

Jemaah Kloter JKG-01 tiba di Asrama Haji Kelas I Jakarta pada Selasa dini hari (2/6/2026) pukul 00.53 WIB. Kedatangan mereka disambut oleh Petugas Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Jakarta bersama perwakilan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dalam proses tersebut, sebanyak 24 jemaah mendapatkan layanan kursi roda.

Sementara itu, jemaah Kloter JKS-01 diangkut menggunakan 12 unit bus menuju UPT Asrama Haji Bekasi. Rombongan tiba pada pukul 02.15 WIB, lebih cepat dari jadwal yang direncanakan, yakni pukul 02.40 WIB.

Kepala Seksi Bina dan Pengendalian Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Kota Bekasi, Sularto, menjelaskan proses kedatangan jemaah di Asrama Haji Bekasi dilakukan secara sederhana, tertib, dan efisien tanpa seremonial.

“Setibanya di asrama, jemaah langsung turun dari bus, mengambil air zamzam, kemudian keluar secara tertib sesuai rombongan masing-masing guna menjaga kelancaran arus jemaah,” ujarnya.

Menurut Sularto, pola layanan tersebut menjadi bagian dari upaya optimalisasi pelayanan kepulangan jemaah, terutama di tengah keterbatasan personel. Ia menyebut, total jemaah haji Kota Bekasi tahun ini mencapai 5.064 orang, sehingga kolaborasi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan.

“Dengan total jemaah haji Kota Bekasi sebanyak 5.064 orang, dukungan personel kami sangat terbatas. Namun, melalui kolaborasi dengan relawan, termasuk alumni PKL Kemenhaj Kota Bekasi dan berbagai pihak terkait, seluruh proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Dalam layanan pemulangan ini, jemaah juga menerima air zamzam sebanyak satu galon atau setara lima liter yang dibagikan di asrama haji masing-masing. Hingga saat ini, satu jemaah laki-laki asal Kota Bekasi masih berada di Arab Saudi untuk menjalani perawatan medis secara intensif.

Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini mendapat apresiasi dari sejumlah jemaah. Jemaah asal Jakarta, Saefullah, menilai petugas memberikan respons yang baik selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Apa yang kami tanyakan selalu dijelaskan dengan baik. Saat membutuhkan informasi maupun bantuan, petugas cepat merespons dan melayani,” ujarnya.

Jemaah lainnya, Budiono, juga mengaku puas dengan layanan yang diberikan selama berada di Arab Saudi.

“Dari fasilitas, hotel, konsumsi, hingga transportasi semuanya sangat baik. Alhamdulillah, pelayanan yang kami terima selama menjalankan ibadah haji sangat memuaskan,” katanya.

Apresiasi serupa juga disampaikan jemaah asal Bekasi, Anthon Muhammad Fahriza. Ia menyebut peran PPIH Arab Saudi sangat membantu jemaah, termasuk saat ada yang terpisah dari rombongan.

“Kami berterima kasih kepada PPIH Arab Saudi, mereka benar-benar berhikmat untuk jemaah haji. Kami sempat tersesat di jamarat, Alhamdulillah luar biasa sekali kami dituntun sampai bertemu dengan rombongan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Mulyono Ahmad Dakroji menilai layanan konsumsi selama pelaksanaan ibadah haji berjalan baik dan tepat waktu.

“Alhamdulillah, dari logistik, makanan luar biasa melimpah. Tidak pernah berkurang dan tepat waktu,” tuturnya.

Pada musim haji 1447 H/2026 M, Debarkasi Jakarta dijadwalkan melayani kepulangan 32 kloter dengan total 13.656 orang, terdiri atas 13.528 jemaah dan 128 petugas kloter. Adapun kepulangan jemaah haji Kota Bekasi kloter berikutnya, JKS-05, dijadwalkan tiba pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 07.35 WIB.

Kemenhaj memastikan seluruh proses pemulangan jemaah haji akan terus dikawal agar berjalan aman, tertib, dan lancar. Pemerintah juga menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan haji yang ramah bagi lansia, penyandang disabilitas, dan perempuan.

#umroh
#umrona
#haji
#haji 1447H
#haji 2026
#visa
#visa umroh
#visa online
#umroh mandiri

اقرأ مقالات أخرى