Sejarah Mushaf Al Qur’an: Era Khalifah Abu Bakar  (04)

Sejarah Mushaf Al Qur’an: Era Khalifah Abu Bakar (04)

Iqbal

14 Januari 2026

Al-Qur’an sudah tuntas diturunkan dari surat Al-Fatihah sampai surat An-Nās pada masa Rasulullah SAW masih hidup. Al-Qur’an juga sudah tuntas terhafalkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya. Rasulullah dan banyak sahabatnya sudah hafal sepenuhnya isi Al-Qur’an. Sebagian sahabat lain ada yang hanya hafal sebagian Al-Qur’an saja.

Al-Qur’an juga sudah tuntas tertulis dari surat Al-Fatihah sampai surat An-Nās. Namun penulisannya masih bertebaran pada media-media tulis yang berbeda. Pada pelepah kurma, kulit hewan, bebatuan dan tulang belulang serta  belum terkumpul dalam satu kitab.

Setelah Rasulullah wafat, diangkatlah sahabat terdekat Rasulullah SAW yaitu Abu Bakar sebagai khalifah, pengganti Rasulullah SAW. Pada masanya terjadi perang Yamamah antara orang-orang muslim dengan pasukan Musailimah Al Kadzab yang mengaku-ngaku sebagai nabi. Pada perang ini banyak sahabat penghafal Al-Qur’an yang gugur di medan perang.

Hal tersebut membuat sahabat Umar bin Khattab khawatir Al-Qur’an tidak terjaga jika banyak penghafal lagi yang gugur. Ia kemudian mengusulkan kepada Abu Bakar untuk menghimpun Al-Qur’an. Abu Bakar tidak langsung menyambut usulan tersebut. Karena menghimpun Al-Qur’an tidak pernah dilakukan pada masa Rasulullah.

Sahabat Umar beberapa kali mengajukan usulan tersebut, dan setelah banyak diskusi khalifah Abu Bakar yakin dengan kebenaran usulan tersebut. Ia pun setuju dan melihat bahwa penghimpunan Al-Qur’an adalah sebuah kemaslahatan dan penjagaan. Ia pun memerintahkan untuk memulai penghimpunan dan memilih sahabat Zaid bin Tsabit sebagai pemimpin untuk mengemban tugas tersebut.

 

 

Sumber : Buku Tarikh Al Mushaf As Sharif, Abdul Fattah Al Qadhi

#umroh
#mekkah
#madinah
#haji
#umrona
#umrohmurah
#alquran
#Al-Quran
#Al-fatihah
#An-Nas
#Rasulullah
#Nabi
#Muhammad
#Abu
#Bakar

Baca Artikel Lainnya